Jumat, 26 Agustus 2016

Ketemu Kontraktor

Pertama kalinya aku diajak bu boss ketemu kontraktor untuk proyek rumah di Papandayan. Proyek ini aku pegang semenjak bayi, maksudnya semenjak dari eksplorasi denah, fasad, sampai gambar kerja. Lumayan menantang karna konstruksi utamanya dari bambu. BAMBU. Meeen! Ini bertolak belakang banget sama style ibu boss yang super modern. Jadilah ini proyek cukup menantang.

Selain konstruksi bambu, yang bikin lebih mikir lagi adalah rumah ini pakai sistem rain water harvesting! Pas kuliah mah aku emang gegayaan hampir tiap mendesain pasti ada rain water harvesting nya. Tapi kan itu ga real. Begitu disuruh mendesain rain water harvesting yang beneran bisa terbangun, langsung bego wkwk.

Bu boss janjian sama Pak Kontraktor di Banaran. Aku berdoa semoga bisa pede jelasin gambar, semoga si bapak ga underestimate aku. Beliau udah dateng duluan.

"Paulus."
"Rieza."

Seperti biasa, aku langsung lupa nama beliau seketika itu juga. -____-

Beliau ternyata sebagai Konsultan Stuktur, bukan kontraktor. Aku kagum beliau ngerti banyak soal bambu. Bahkan soal arsitektur. Bisa dibilang beliau lebih arsitek dari kami. Tapi ga ada kesan sombong sedikit pun. Tiba-tiba sampailah di percakapan ini.

"Kamu lulusan mana?"
"Arsitektur Undip, Pak."
"Oooh Undip sering main tuh ke tempat saya."
"Wah. Tempat bapak...di..."
"Di Solo. Pernah denger Rempah Rumah Karya?"
"Ooh, Rumah Rempah ya Pak? Yang punya Paulus Mintarga ya?"
"Ya..saya ini. Paulus Mintarga"

Heboh. Tutup muka. Super malu.

Siapa sangka. Orang yang dulu biografinya dijadiin tugas pertama di mata kuliah Trimatra 1 sama Pak Malik. Sekarang ada di depanku. Dengan segala kekonyolanku.

Karya beliau yang lagi hits saat ini, Greenhost di Jogja.

Sabtu, 20 Februari 2016

Perkenalkan, ini dia ruangan yang tiap Senin sampe Jumat kutongkrongin.

mejaku (gampang ketauan kalo browsing selain kerjaan karena monitor menghadap pintu masuk)

inspiration wall

ini dia bekal favorit dadakan, gado-gado pasar deket rumah.

siomay, snack time by bu parrrmi (karena di kantor logatnya pada kebule-bulean)